Tuesday, May 27, 2008

Mata itu menatap tajam penuh hasrat, membuatku takut namun merindu...kau tawarkan nafsu ditiap sentuhanmu.....arggghhh gilanya aku...

"hei manis...kenapa terdiam disitu, sini mendekat disebelahku.."
kuhanya menyeringai dan kulanjutkan keheninganku, kutatap pemandangan dari jendela hingga kumenerawang jauh entah kemana ku tak jelas!!...tiba-tiba kurasakan helaan nafas berat itu dileherku...

"kenapa kamu manis..apa gerangan yang memanggu pikiranmu"

kecupan-kecupan nakal itu semakin membabi buta diwajah dan leherku...jijik kurasakan saat itu!!!

"ada apa seh kamu, dari tadi hany diam..diam dan diam, kamu dingin ....ada apa sayangku, hayoo bilang ke aku"

dengan nada datar ku jawab.." aku malu..."

"malu???...maluu???malu dengan siapa??..balasnya

"dengan diriku sendiri.."jawabku singkat

"hei ada apa ini..dengarin aku, aku sayang kamu manis....kamu kenapa??..rayuan basi keluar dari bibirnya

"SAYANG KAU BILANG?????...........ini yang kau bilang sayang???kau tidur dengan wanita lain, itu sayangmu ke aku????.."

"aku malu, malu karena kebodohanku yang selama ini ga tau apa yang kau lakuan dibelakangku!!! AKU JIJIK denganmu...kau campur lendir dosa itu dan kau bawa kuman kotor dari wanita itu kepadaku..!!! MANA yang kau bilang SAYANG????kalo kau aja ga mampu menjaga "burungmu"!!!!

"sayang...sayang..dengarkan aku....." begitu katanya mencoba merayuku

"TAE KUCINGGGGGGG!!!!!!! jangan pernah kau panggil aku sayang dengan mulut kotormu itu...MONYEEEEEEEETTTTTTTT ...!!!!!!!!!!!!sayangmu itu cuma untuk "burungmu" tau kau?? yang kau asah dibanyak sangkar, kamu tau aku begitu jijik melihatmu, yang dimataku badanmu penuh dengan liur dan bau busuk PELACUR itu!!!! dengan emosi terucaplah kata2 itu dari ku

"tolong dengarkan aku dulu cintaku...toloooooonnnggg biarkan aku menjelaskan semua ini"..itu pintanya

Sambil kutahan tangis, kucoba menenangkan diri untuk memberikannya kesempatan memberikan penjelasan kepadaku....sesaat ruangan terasa hening..lalu...

"Aku minta maaf, iya aku salah, aku tau apa yang telah kuperbuat sangat menyakitkanmu..aku tau itu, aku minta maaf, aku khilaf..aku telah mengkhianati kepercayaan yang telah kau berikan padaku, aku tau kau jijik denganku krn telah tidur dengan wanita lain...semua ini terjadi diluar kendaliku, diluar kendali kami, saat itu kami terbawa suasana hingga kami lupa diri...maafkan aku sayang..."

Ku terus menahan emosi ini, tapi usaha itu itu tak mampu kubendung lagi karena dorongan dari dalam hati terlalu kuat untuk ku melawannya...sambil kutahan air mata yang mulai memaksa untuk keluar, sambil terbata- bata kukatakan...

"kau tak lebih dari seorang bajingan, kau bilang sayang padaku dan kau ucapkan juga kata jitu itu untuk memperdaya wanita lain...terlalu murah kata "sayangmu" yang kau obral kebanyak wanita...terlebih terlalu kacangan "burungmu" yang kau biarkan bermain- main disangkar lain, betapa jijiknya aku dan muaknya aku padamu, bila kuharus membayangkan saat- saat kita bercumbu..sakitnya perutku menahan muntah yang bergejolak diperutku yang terpanding oleh bayangan lendir wanita lain!!betapa kotornya mulutku ini kau buat, kau mainkan "burungmu" disangkar wanita itu dan setelah itu kau biarkan "burungmu" itu mencari kehangatan didalm mulutku....BANGSAT kau!!!! iya kau bajinagn tengik yang tak bernyali yang tak punya hati!!!!!MONYETTTTT!!!!!!!...

air mataku tak mampu kubendung lagi...kubiarkan ia mengalir deras dipipiku membasahi semua wajah dan hatiku yang kering, periiiiihhhhhh....kumenangis terisak-isak

Laki-laki itu menghampiriku mencoba untuk menenangkanku..

"sayang, aku minta maaf, aku sudah melukai hatimu, aku malu, aku merasa kotor dihadapanmu..aku harus bagaimana untuk menebus semua ini??...tolong kasih aku kesempatan, tolong maafkan aku sayang...bantu aku untuk memeprbaiki ini semua??"..dengan mengiba-iba dia memintaku

Entah apa yang kupikirkan..hanya saja terbesit untuk menanyakan ini ke laki-laki itu...

"Sudah berapa lama kau khianati aku??Apa wanita itu tau tenatang aku??...kau temukan dimana wanita itu??.."tanyaku bertubi-tubi

"Aku tidak punya ikatan apapun dengannya..Dia wanita baik-baik, dia bukan Pelacur, bukan wanita yang kudapat dr pinggir jalan..dia wanita yang baik..yang kutau dia wanita yang penuh dengan perhatian, aku tau dia sangat sayang padaku, dia begitu lembut memperlakukanku..dan pastinya dia begitu menggoda dimataku..ehhhmmm mungkin ini salahku yang mudah luluh dengan kebaikannya selama ini...dan..........aku tidak memberitahu nya tentang hubungan ku denganmu, aku baru memberitahu dia setelah kami melakukan kesalahan itu...maafkan aku...aku...aku ga tega melukai hatinya saat itu karena aku merasakan begitu besar rasa sayangnya untukku..dan aku juga membalas rasa itu...iya aku juga sayang padanya...ooohhhhh maafkan aku.." sambil menangis laki-laki itu bercerita tentang perasaan nya kepada wanita itu.

lalu.....

"hubunganku dengan wanita itu sekarang menjadi jauh, sejak kukatakan padanya bahwa aku telah memiliki istri...aku tau dia terluka, dia marah walau kucoba untuk menenangkannya...aku telah melukai hatinya juga yang kutau dia berikan sayang dan cinta yang tulus kepadaku..andai saja waktu bisa ku ulang kembali, tepat dimana pertama kali kami berkenalan, akan kuceritakan dari awal tentang statusku padanya agar dia tidak memilki perasaan apapaun kepadaku...kami dikenalkan oleh teman kami, kebetulan temannya dia adalah temanku juga, itu lah awal kami ketemu...maafkan aku sayang bila cerita ini semakin membuatmu terluka, tapi harus kukatakan biar semua jelas....sejak dia pergi, yang kupikirkan hanya aku ingin memperbaiki hubungan kita..bukan aku tidak menghargai wanita itu tapi kupikir kau lah yang lebih berharga yang dapat kupertahankan karena aku mencintaimu, kita sudah lama bersama, dan status kita jelas kita sudah menikah sayang..sedangkan antara aku dan dia tidak ada status apapun, kubiarkan menggantung hubungan kita karena aku takut untuk memberikan dia janji-janji yang mungkin tidak dapat kuwujudkan untuknya...aku tau apa yang akan kau pikrkan kepadaku, iya aku jahat tapi hanya ini yang dapat kuberikan untuknya sebuah kesakitan, mungkin penghinaan atau bahkan pelecehan....aku harus bagaimana lagi sayang???......

aku hanya menghela nafas, dan semua terasa kosong dan hampa..semua gelap semakin tak jelas..dalam kebingunganku tak ada yang dapat kuucapkan lagi...

Disatu sisi aku senang, merasa menang karena laki-laki ini memilihku dari pada wanita lain itu..tapi disatu sisi aku memikirkan wanita itu, kasihan dia yang dengan ketidak ketahuannya terjebak dalam dekapan kebohongan laki-lakiku..karena dia bukan wanita liar yang kubayangkan sebelumnya, dia wanita baik-baik dan aku tau akan sakit yang dia rasa..beda bila wanita itu wanita nakal dia akan mudah melupakan laki-lakiku karena orientasinya kalo tidak uang ya hanya kesenangan saja...

Aku terluka....dan wanita itu pun terluka...
Kami berdua terluka dengan 1 orang laki-laki
Kami wanita korban dari keegoisan laki-laki
ironisnya....
Laki-laki yang sama-sama kami sayangi dan cintai setulus hati kami..

Maafkan aku hai wanita lain laki-lakiku...aku tidak bisa berbuat banyak untukmu
Aku harus pertahankan laki-lakiku untuk masa depan kami

0 comments: