Pilih Peran

Posted by Jeunara at 2:53 AM

Tuesday, May 27, 2008

dalam kegersangan

seekor burung patah sayap

kehausan

kelaparan

seorang anak lugu bertanya

“ya Ayah...

bagaimana ia hidup

dalam medan seperti ini?“

“diamlah anakku dan perhatikanlah!”

terdengar kepak-kepak mendekati

seekor burung lagi

ia membawa makanan untuk saudaranya

“ya Ayah...

alangkah bahagianya menjadi burung patah sayap

yang mempunyai sahabat sebaik itu!“

“wahai anakku...

tak inginkah engkau menjadi

burung yang memberi makan sahabatnya itu?“

0 comments: