dalam kegersangan
seekor burung patah sayap
kehausan
kelaparan
seorang anak lugu bertanya
“ya Ayah...
bagaimana ia hidup
dalam
“diamlah anakku dan perhatikanlah!”
terdengar kepak-kepak mendekati
seekor burung lagi
ia membawa makanan untuk saudaranya
“ya Ayah...
alangkah bahagianya menjadi burung patah sayap
yang mempunyai sahabat sebaik itu!“
“wahai anakku...
tak inginkah engkau menjadi

0 comments:
Post a Comment